News

Sinergi Eksekutif-Legislatif: Sekda Tuti Ruswati Spill Strategi Jitu Sumedang Level Up di Jabar

6
×

Sinergi Eksekutif-Legislatif: Sekda Tuti Ruswati Spill Strategi Jitu Sumedang Level Up di Jabar

Share this article
Prevalensi Stunting

hallosumedang – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus memperkuat kolaborasi dengan pihak legislatif demi memastikan semua kebijakan tepat sasaran. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, baru saja menerima kunjungan kerja dari Komisi III DPRD Kabupaten Sumedang di Ruang Rapat Sekda, Senin (13/01/2025).

Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, tapi menjadi ajang evaluasi mendalam terhadap sepuluh indikator kunci kinerja pemerintah daerah. Anggota Komisi III yang hadir, mulai dari M. Ali Mahfudin hingga Warson, secara proaktif mendiskusikan berbagai isu strategis demi meningkatkan kesejahteraan warga Sumedang.

“Tadi sudah kita eksplor terkait dengan sepuluh indikator kunci kinerja pemerintah daerah dan banyak hal yang didiskusikan dengan Komisi III DPRD,” kata Tuti seusai pertemuan.

Plot Twist Keren: Dari Juru Kunci ke Peringkat 4 Terbaik Stunting

Salah satu highlight utama dalam diskusi tersebut adalah progres luar biasa Kabupaten Sumedang dalam menekan angka prevalensi stunting. Siapa sangka, Sumedang yang pada tahun 2022 sempat berada di posisi terbawah (prevalensi tertinggi) di Jawa Barat menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), kini berhasil memutarbalikkan keadaan.

Saat ini, Sumedang sukses nangkring di peringkat ke-4 terbaik dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Transformasi ini dinilai sangat signifikan dan menjadi bukti nyata kerja keras seluruh stakeholder.

“Progres Sumedang sangat signifikan. Mengingat pada SSGI 2022 menjadi wilayah dengan prevalensi stunting tertinggi di Jawa Barat, kini kita bisa mencatatkan prestasi yang jauh lebih baik,” terang Tuti.

Fokus Perbaikan: Izin Mudah, Rakyat Puas

Nggak cuma bahas soal kesehatan, Sekda Tuti juga membuka ruang selebar-lebarnya bagi DPRD untuk memberikan masukan terkait pelayanan publik. Beliau ingin birokrasi di Sumedang semakin simpel, transparan, dan benar-benar memuaskan ekspektasi masyarakat.

See also  Tindaklanjuti Inpres Tentang Efisiensi Anggaran, Sekda Tuti Pimpin Rapim Perangkat Daerah

Topik seputar kemudahan perizinan dan indeks kepuasan publik menjadi perhatian serius dalam rapat tersebut. Sinergi antara legislatif dan eksekutif ini diharapkan bisa melahirkan solusi konkret untuk menyempurnakan sistem yang sudah ada.

“Kami berharap ada masukan dan saran dari DPRD untuk perbaikan pelayanan publik di Kabupaten Sumedang, baik itu dari sisi perizinan, kepuasan publik, dan hal-hal lain yang memang harus kita perhatikan dari sisi legislatif dan eksekutif,” tuturnya.

Kesimpulan: Menuju Tata Kelola Pemerintahan Kelas Dunia

Pertemuan antara Sekda dan Komisi III DPRD ini mempertegas komitmen Kabupaten Sumedang untuk terus berinovasi. Dengan keberhasilan di sektor stunting sebagai modal semangat, fokus pada pelayanan publik yang prima diprediksi bakal bikin Sumedang makin diperhitungkan sebagai daerah dengan tata kelola pemerintahan yang solid di Indonesia.