News

HIPMI Sumedang Resmi Dilantik, Siap Jadi “Sekolah Bisnis” dan Perkuat Pangan Lokal

30
×

HIPMI Sumedang Resmi Dilantik, Siap Jadi “Sekolah Bisnis” dan Perkuat Pangan Lokal

Share this article

hallosumedang – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sumedang periode 2025-2028 resmi dilantik pada Sabtu, 10 Januari 2026. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Negara Sumedang dan dihadiri sejumlah tokoh penting daerah.

Hadir dalam acara tersebut Ketua BPD HIPMI Jawa Barat Radityo Egi Pratama, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati.

Ketua BPC HIPMI Kabupaten Sumedang, Rafika Adnur, menegaskan bahwa fokus utama kepengurusan baru adalah membangun ekosistem kewirausahaan yang nyata dan bisa dirasakan langsung oleh pelaku usaha, khususnya UMKM.

Menurut Rafika, HIPMI Sumedang kini telah memiliki sekretariat yang representatif dan siap difungsikan sebagai pusat pembelajaran bisnis. Lokasinya berada di sekitar kawasan Perumahan Mekarsari.

“Selama ini banyak orang yang sudah bekerja atau bahkan sudah berbisnis, tapi bingung mau belajar bisnis di mana. Sekretariat HIPMI Sumedang kami siapkan sebagai sekolah belajar bisnis bagi pelaku usaha mikro,” ujarnya.

Tak hanya itu, HIPMI Sumedang juga langsung tancap gas merespons arahan Bupati Sumedang terkait penguatan ekonomi lokal, khususnya dalam mendukung program MBG yang memiliki perputaran ekonomi besar.

Rafika menyebut, HIPMI akan mendorong agar kebutuhan dapur MBG dapat dipasok oleh produksi lokal Sumedang, mulai dari tempe, tahu, ayam, telur ayam hingga telur puyuh.

“Produksi pangan seperti itu relatif mudah dilakukan di tingkat lokal. Kalau bisa diproduksi oleh masyarakat Sumedang sendiri, maka perputaran uangnya juga akan tetap berputar di Sumedang,” jelasnya.

Ia juga menyinggung kondisi ekonomi global yang tengah bergejolak. Kenaikan harga emas, menurutnya, menjadi salah satu sinyal bahwa situasi ekonomi dunia sedang tidak stabil.

See also  Yudia Pimpin RUPS PT LKM Sumedang

“Di kondisi seperti ini, kuncinya ada di ekonomi lokal. Kalau kita punya ternak ayam atau pohon singkong di samping rumah, seburuk apa pun kondisi ekonomi, kita masih bisa makan,” katanya.

Karena itu, HIPMI Sumedang memilih fokus pada ketahanan pangan berbasis produksi lokal, sejalan dengan program nasional yang digaungkan Presiden Prabowo.

“Ketahanan pangan adalah solusi paling realistis. Dengan produksi pangan lokal yang kuat, masyarakat bisa tetap bertahan dalam kondisi ekonomi apa pun,” tegas Rafika.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan harapannya agar HIPMI terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menggerakkan ekonomi.

“HIPMI harus terus mengawal semangat entrepreneurship, mendampingi UMKM, dan menjaga denyut nadi ekonomi lokal di Kabupaten Sumedang,” ujarnya.

Ia juga mengajak HIPMI untuk terus menyelaraskan program kerja dengan kebijakan nasional, provinsi, dan daerah, termasuk memastikan pasokan lokal Sumedang bisa masuk dan berperan dalam program MBG.

“Teruskan semangat pengabdian dan majukan ekonomi Sumedang,” pungkasnya.