News

Gaspol! Bupati Dony Cek Langsung Proyek Sekolah Rakyat Sumedang di Ujungjaya

7
×

Gaspol! Bupati Dony Cek Langsung Proyek Sekolah Rakyat Sumedang di Ujungjaya

Share this article
Sekolah Rakyat Sumedang

hallosumedang – Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, nggak mau cuma duduk manis di kantor. Usai rangkaian Shalat Subuh Berjamaah pada Rabu (14/1/2026), beliau langsung meluncur ke Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya. Misinya satu: memastikan proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Sumedang benar-benar on track dan berjalan lancar sesuai rencana.

Peninjauan ini dilakukan tepat sehari setelah groundbreaking massal secara nasional diresmikan oleh Presiden RI dari Banjarbaru. Saat ini, SR Sumedang sudah masuk tahap awal yang meliputi pematangan lahan, pengurugan, sampai pekerjaan persiapan lainnya.

“Saya melihat langsung ke lokasi untuk memastikan bahwa pembangunan SR Sumedang benar-benar sudah berjalan. Alhamdulillah, pekerjaan persiapan sudah dimulai,” ujarnya.

Proyek Rp234 Miliar yang Serba Cepat

Sekolah Rakyat Sumedang bukan proyek kaleng-kaleng. Dengan total anggaran sekitar Rp234 miliar, sekolah ini ditargetkan sudah rampung pada Juni mendatang. Skema yang dipakai adalah percepatan dan akselerasi, mengingat Sumedang terpilih masuk dalam pembangunan tahap pertama (base pertama) di Indonesia.

Nantinya, fasilitas di SR Sumedang bakal lengkap banget dan super representatif. Nggak cuma ada ruang kelas dan asrama, kawasan pendidikan terpadu ini juga bakal punya:

  • Kantin dan Gedung Serbaguna
  • Lapangan Sepak Bola & Basket
  • Masjid serta tempat ibadah agama lain
  • Clean house dan fasilitas penunjang keren lainnya.

“Ini bukan hanya sekolah, tapi kawasan pendidikan terpadu yang sangat bagus. Insya Allah menjadi rumah terbaik untuk pendidikan di Indonesia,” tegasnya.

Harus Ada Vibes Sumedang dan Dampak Ekonomi

Meski ini proyek nasional, Bupati Dony pengen SR Sumedang tetap punya jati diri lokal. Beliau minta ada ornamen khas Sumedang di area gerbang atau spot strategis lainnya. Jadi, ada pembeda atau diferensiasi yang bikin orang langsung tahu kalau mereka lagi ada di Sumedang.

See also  Community Collaboration: Babinsa Leads Alley Paving Initiative for Local Welfare

“Saya minta ada diferensiasi, ada ciri khas Sumedang. Ornamen budaya Sumedang harus terasa, nanti silakan dirancang oleh ahlinya,” tambahnya.

Bukan cuma soal bangunan, hadirnya SR di Ujungjaya juga diharapkan jadi booster ekonomi buat warga lokal. Dari mulai tahap konstruksi sampai nanti sekolah ini beroperasi, potensi tenaga kerja lokal harus diprioritaskan, termasuk urusan pengelolaan dapur dan fasilitas pendukung lainnya.

“Ini akan mendekatkan ekonomi ke masyarakat. Tenaga kerja lokal bisa terlibat, UMKM bisa tumbuh, dan dampaknya akan terasa langsung,” ungkapnya.

Lokasi Strategis di Titik Tengah Ekonomi Baru

Lokasi SR Sumedang ini bener-bener juara dan strategis banget. Berada di persimpangan Tol Cisumdawu dan Tol Cipali, jaraknya cuma sekitar 8–10 kilometer dari Bandara Kertajati. Akses ke kawasan industri Patimban dan Cirebon juga super dekat, bikin area ini punya potensi berkembang yang sangat pesat.

Bupati menegaskan kalau Pemda Sumedang bakal terus mengawal proyek ini sampai tuntas biar kualitasnya oke dan selesai tepat waktu.

“Mohon doanya agar pembangunan SR Sumedang lancar, semua yang terlibat sehat dan selamat, dan insya Allah bisa selesai sesuai target percepatan bulan Juni,” pungkasnya.