hallosumedang – Dunia birokrasi di Kabupaten Sumedang baru saja melakukan penyegaran. Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, resmi lantik 25 pejabat baru mulai dari level eselon II, III, IV, hingga pejabat fungsional di Gedung Negara, Kamis (22/1/2026).
Acara pelantikan ini nggak cuma dihadiri jajaran internal Pemkab, tapi juga lengkap bareng Wakil Bupati dan unsur Forkopimda. Meski suasananya formal, pesan yang disampaikan Bupati Dony sangat relevan buat kita yang pengen lihat perubahan nyata di pelayanan publik.
Bukan Sekadar Pindah Kursi
Menurut Bupati Dony, mutasi atau promosi jabatan itu hal yang biasa banget dalam organisasi. Tapi, beliau garis bawahi kalau ini bukan sekadar pindah meja kerja, melainkan bentuk kepercayaan buat ASN (Aparatur Sipil Negara) agar bisa berkembang, baik dari segi skill, pengalaman, sampai integritas.
”Ini adalah sarana buat mengembangkan kapasitas diri. Keberhasilan ASN itu bukan cuma dilihat dari seberapa pinter dia, tapi seberapa kuat dia menjaga amanah,” kata Bupati Dony.
Tips Kerja “Anti-Sambat” ala Bupati
Ada beberapa poin penting yang dititipkan Bupati buat para pejabat baru ini, yang sebenarnya bisa kita terapkan juga di kehidupan sehari-hari:
- Luruskan Niat: Kalau niatnya sudah bener dari awal, otomatis cara kerja dan budaya kerjanya bakal positif.
- Taat Aturan: Jangan coba-coba main belakang atau langgar aturan. Kata beliau, kalau melanggar aturan, keberkahan hidup dan kerjaan bisa hilang gitu aja.
- Cintai Pekerjaan: Ini nih yang paling penting. Kalau kita cinta sama apa yang kita kerjakan, kita bakal kerja pakai hati dan kasih hasil yang maksimal.
Inovasi Jadi Kunci, Bukan Cuma Administrasi
Bupati Dony juga mengingatkan kalau tantangan zaman sekarang makin kompleks. Jadi, ASN nggak boleh cuma kerja “robot” yang cuma urusin berkas administratif. Mereka harus cepat adaptasi dan berani bikin terobosan baru.
”Inovasi adalah kunci supaya pelayanan ke masyarakat makin cepat tanggap dan manfaatnya langsung kerasa,” tegasnya. Beliau pengen para pejabat ini jadi pemberi solusi, bukan malah jadi bagian dari masalah.
Dengan pelantikan ini, harapannya pelayanan di Sumedang makin sat-set dan inovatif, biar warga juga makin nyaman dapet layanan dari pemerintah.
Menurut kamu, inovasi pelayanan publik seperti apa sih yang paling dibutuhin anak muda Sumedang saat ini?













