hallosumedang – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumedang, Ruli Aditia, ikut hadir di acara pelantikan kepala desa dan langsung ngingetin soal pentingnya pelayanan masyarakat desa yang maksimal.
Pelantikan ini digelar di Gedung Negara, Kamis 30 Juli 2026, dan dipimpin langsung oleh Bupati Sumedang.Dua kepala desa yang dilantik adalah Kepala Desa Cintamulya Kecamatan Jatinangor dan Kepala Desa Banyuresmi Kecamatan Sukasari yang resmi mulai tugas barunya.
Momen ini jadi lanjutan dari proses demokrasi di desa yang sebelumnya sudah berjalan, jadi bukan sekadar seremoni biasa.
Kehadiran DPRD di acara ini juga bukan cuma formalitas, tapi bentuk support biar hubungan antara legislatif, eksekutif, dan pemerintah desa makin solid.
Kalau sinerginya jalan, pembangunan di Sumedang bisa lebih ngebut dan pastinya berdampak langsung ke warga.
Ruli Aditia pun nggak lupa kasih ucapan selamat ke para kepala desa yang baru dilantik.Ia berharap mereka bisa amanah dan benar-benar kerja buat masyarakat, bukan sekadar pegang jabatan.
“Selamat atas pelantikan Kepala Desa Cintamulya dan Kepala Desa Banyuresmi. Semoga dalam menjalankan tugasnya lebih amanah serta memberikan pelayanan terbaik bagi warga masyarakat,” ujar Ruli Aditia.
Pesan ini simpel, tapi maknanya dalam banget karena pelayanan masyarakat desa memang jadi ujung tombak pemerintahan.
Soalnya, kepala desa itu yang paling dekat sama warga, jadi semua kebutuhan dan keluhan pasti larinya ke sana dulu.
Makanya, kualitas pelayanan nggak boleh setengah-setengah dan harus terus ditingkatkan.
Nggak cuma soal administrasi, tapi juga soal kehadiran nyata di tengah masyarakat.
Ruli juga ngingetin kalau kepala desa harus peka sama kondisi di wilayahnya masing-masing.
Salah satu yang disorot adalah soal potensi bencana yang seringkali datang tanpa diduga.
Menurutnya, kesiapan dari tingkat desa itu penting banget buat meminimalisir dampak yang lebih besar.
Ia juga nyampein pesan dari Bupati Sumedang yang jadi perhatian serius buat para kepala desa.
“Sebagaimana amanat Bupati Sumedang, Kepala Desa harus mampu mendeteksi potensi bencana secara dini. Dengan begitu, kerugian akibat bencana bisa diminimalisir dan masyarakat dapat terlindungi,” tambahnya.
Artinya jelas, kepala desa harus lebih sigap dan nggak boleh nunggu kejadian dulu baru gerak.
Langkah kayak pemetaan wilayah rawan, edukasi ke warga, sampai koordinasi dengan pihak terkait harus mulai dibiasakan dari sekarang.
Selain itu, DPRD Sumedang juga berharap para kepala desa bisa jadi sosok pemimpin yang nggak berjarak sama warganya.
Jangan sampai masyarakat ngerasa susah buat nyampein aspirasi atau keluhan.Kedekatan ini penting banget biar komunikasi dua arah bisa jalan lancar tanpa hambatan.
Di zaman sekarang, kepala desa juga dituntut buat lebih inovatif dan kreatif.
Nggak bisa lagi stuck di pola lama, harus mulai mikirin potensi desa yang bisa dikembangin.
Mulai dari sektor ekonomi, wisata, sampai pelayanan publik berbasis digital bisa jadi peluang besar.
Respons cepat juga jadi nilai plus yang wajib dimiliki kepala desa.
Kalau ada masalah di masyarakat, harus langsung ditangani dengan cepat dan tepat.
Mulai dari urusan sosial, ekonomi, sampai infrastruktur, semuanya butuh perhatian serius.
Kalau semua elemen bisa kerja bareng, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, sampai DPRD, hasilnya pasti lebih maksimal.
Kolaborasi ini diharapkan bisa bikin kesejahteraan masyarakat makin meningkat, khususnya di Desa Cintamulya dan Banyuresmi.
Pelantikan ini jadi awal baru buat kedua desa buat berkembang lebih maju dengan semangat baru.
Harapannya, pelayanan masyarakat desa bisa makin terasa manfaatnya dan benar-benar dirasain langsung oleh warga.
Di akhir, pesan yang paling ditekankan tetap soal komitmen dalam memberikan pelayanan masyarakat desa terbaik sebagai kunci utama kemajuan desa di Sumedang.(yga)













