hallosumedang – Layanan pajak digital Sumedang terus dibenahi agar makin praktis, aman, dan bisa diandalkan masyarakat. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumedang kini fokus mengevaluasi sistem aplikasi perpajakan daerah, terutama dari sisi keandalan teknologi, integrasi, hingga keamanan data.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengikuti perkembangan digitalisasi pelayanan publik. Targetnya simpel: masyarakat bisa mengakses layanan pajak dengan lebih mudah, sementara sistem pemerintah tetap mampu menjaga data dan proses transaksi secara aman.
Evaluasi sistem dipimpin langsung Kepala Bapenda Kabupaten Sumedang Kemal Idris bersama Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosanditik) Kabupaten Sumedang Arief Syamsudin serta jajaran pejabat struktural.
Rapat evaluasi tersebut berlangsung di Aula Rapat Bapenda, Kamis (16/10/2026).
Bukan Sekadar Pindah ke Sistem Digital
Pembenahan sistem pajak daerah tidak hanya berkaitan dengan mengganti proses manual menjadi aplikasi. Bapenda ingin memastikan teknologi yang digunakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, evaluasi mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari integrasi sistem, performa aplikasi, keamanan data, hingga kemudahan akses bagi wajib pajak.
Kemal mengatakan, pemanfaatan teknologi dalam pelayanan perpajakan harus memberikan kenyamanan sekaligus kepastian bagi masyarakat ketika menjalankan kewajibannya.
Artinya, aplikasi tidak boleh sekadar terlihat modern. Sistem juga harus mampu bekerja secara stabil dan mendukung proses pelayanan yang cepat.
“Dengan sistem aplikasi yang terus diperbaiki, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan perpajakan daerah secara lebih mudah dan optimal,” ucapnya.
Keamanan Data Jadi Perhatian
Di tengah semakin masifnya digitalisasi pemerintahan, keamanan data menjadi salah satu hal yang tidak bisa dianggap sepele.
Bapenda Sumedang menyadari bahwa sistem pelayanan pajak mengelola berbagai informasi yang berkaitan dengan wajib pajak. Karena itu, aspek keamanan menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan pengembangan aplikasi.
Selain aman, sistem juga perlu memiliki tingkat keandalan yang baik agar masyarakat tidak mengalami hambatan ketika mengakses layanan perpajakan.
Kemal menegaskan bahwa evaluasi diarahkan untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan efisien.
Dengan pendekatan tersebut, digitalisasi diharapkan tidak hanya membantu pemerintah dalam mengelola administrasi, tetapi juga membuat pengalaman masyarakat saat mengakses layanan menjadi lebih sederhana.
Bapenda dan Diskominfosanditik Perkuat Kolaborasi
Pengembangan pajak digital Sumedang juga membutuhkan kerja sama lintas perangkat daerah. Karena itu, keterlibatan Diskominfosanditik menjadi bagian penting dalam proses evaluasi sistem.
Menurut Kemal, kolaborasi tersebut diperlukan untuk mendukung pengembangan teknologi informasi yang terintegrasi sekaligus menjaga keandalan sistem digital yang digunakan pemerintah.
Koordinasi lintas sektor menjadi semakin penting ketika layanan publik mulai bergantung pada sistem teknologi informasi.
“Bapenda dan Diskominfosanditik Kabupaten Sumedang berkomitmen melanjutkan inovasi dan perbaikan sistem agar layanan perpajakan daerah semakin modern serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Kemal.
Kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan sistem yang tidak hanya berfungsi untuk kebutuhan internal pemerintah, tetapi juga memberikan akses layanan yang lebih mudah bagi masyarakat.
Menuju Layanan Pajak yang Lebih Praktis
Pembenahan sistem aplikasi menjadi bagian dari langkah Bapenda Sumedang membangun tata kelola perpajakan daerah yang lebih efektif.
Dengan dukungan teknologi, proses pelayanan diharapkan semakin cepat dan transparan. Pada saat yang sama, keamanan informasi tetap menjadi prioritas agar digitalisasi berjalan dengan fondasi yang kuat.
Bagi masyarakat, perubahan tersebut diharapkan membuat berbagai urusan perpajakan terasa lebih praktis dan tidak berbelit.
Sementara bagi pemerintah daerah, sistem digital yang terintegrasi dapat membantu meningkatkan efektivitas pengelolaan data serta mendukung pengambilan kebijakan yang lebih akurat.
Pada akhirnya, pengembangan pajak digital Sumedang bukan sekadar soal penggunaan aplikasi. Lebih jauh, langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan perpajakan yang aman, mudah, transparan, dan mampu mengikuti kebutuhan masyarakat di era digital.













