News

Gaspol Kebersihan! Bupati Sumedang Bagikan 38 Unit Motor Sampah untuk Desa

37
×

Gaspol Kebersihan! Bupati Sumedang Bagikan 38 Unit Motor Sampah untuk Desa

Share this article
Motor Sampah Roda Tiga

hallosumedang – Pemerintah Kabupaten Sumedang baru saja melakukan aksi nyata buat bikin lingkungan makin glowing. Sebanyak 38 desa di Kabupaten Sumedang resmi menerima bantuan sarana kebersihan berupa motor roda tiga pengangkut sampah. Langkah ini diambil supaya masalah tumpukan sampah di sudut-sudut desa bisa segera teratasi dengan mobilitas yang lebih lincah.

Bantuan keren ini diserahkan langsung oleh Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, kepada para penerima di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang, Senin (05/01/2026). Penyerahan ini jadi sinyal kuat kalau urusan kebersihan lingkungan masih jadi prioritas utama Pemkab di awal tahun ini.

Anggaran Miliaran untuk Ekosistem Kebersihan

Kepala DLHK Kabupaten Sumedang, Maman Wasman, spill detail kalau pengadaan motor sampah ini adalah bagian dari realisasi anggaran Tahun 2025 yang sudah dieksekusi secara maksimal. Nggak main-main, dana yang dikucurkan mencapai miliaran rupiah demi memastikan armada desa siap tempur lawan sampah.

“DLHK Sumedang telah berhasil merealisasikan anggaran pengadaan pik motor sampah Tahun 2025 sebesar Rp1.566.659.988. Ini menunjukkan kesungguhan dan dedikasi kami dalam mendukung program pengelolaan sampah di Kabupaten Sumedang,” jelas Wasman.

Ternyata nggak berhenti di situ saja. Wasman menambahkan bahwa pada Tahun Anggaran 2026, DLHK Sumedang kembali menganggarkan dana sebesar Rp365.000.000 untuk melanjutkan program penguatan sarana persampahan ini.

“Diharapkan dengan adanya bantuan ini, kebersihan lingkungan semakin meningkat dan berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Perluas Jangkauan, Hapus Titik Blind Spot Sampah

Bupati Dony punya harapan besar dengan turunnya 38 unit motor sampah ini. Beliau ingin armada baru ini bisa masuk ke wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau truk sampah besar. Dengan motor roda tiga, gang-gang sempit di desa nggak ada alasan lagi buat kotor.

See also  Sinergi Level Up: Mendes Yandri Siap Support Ketahanan Pangan Desa di Sumedang

“Dengan penambahan 38 unit motor sampah ini, saya berharap tidak ada lagi wilayah di Kabupaten Sumedang yang tidak terlayani dalam hal pengangkutan sampah,” ungkap Dony.

Bukan Sekadar Angkut, Tapi Harus Jadi Cuan

Lebih kerennya lagi, Bupati Dony menekankan kalau program ini nggak cuma soal pindahin sampah dari rumah ke TPA. Beliau menantang setiap desa untuk melahirkan inovasi yang lebih sustainable dan bernilai ekonomi. Sampah jangan cuma dianggap beban, tapi harus diolah jadi peluang melalui bank sampah atau composting center.

“Saya optimis, dengan kerja keras dan kolaborasi semua pihak, target nasional pengurangan sampah 100 persen pada tahun 2029 dapat kita wujudkan di Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.

Beliau ingin desa-desa mulai memikirkan cara mengolah sampah jadi produk bernilai ekonomi. Jika setiap desa punya sistem pengelolaan sampah sendiri, beban lingkungan bakal berkurang drastis dan masyarakat pun bisa dapet penghasilan tambahan dari hasil olahan sampah tersebut.

Menuju Sumedang Bebas Sampah 2029

Penyerahan 38 unit motor sampah ini adalah langkah awal yang sangat krusial. Dengan dukungan sarana yang memadai dan dorongan inovasi dari Bupati Dony, Kabupaten Sumedang berada di jalur yang benar untuk mencapai target bebas sampah 100% di tahun 2029. Sekarang, bola ada di tangan pemerintah desa untuk menjaga dan memanfaatkan bantuan ini secara maksimal demi kesehatan dan kenyamanan warga.