News

Gercep! Bapenda Sumedang Siap Cetak 800 Ribu Lebih SPPT PBB Mulai Januari Ini

66
×

Gercep! Bapenda Sumedang Siap Cetak 800 Ribu Lebih SPPT PBB Mulai Januari Ini

Share this article
Bapenda Sumedang

hallosumedang – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumedang lagi tancap gas buat urusan pajak. Biar distribusi nggak ngaret, Bapenda berencana mencetak Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan Pedesaan (PBB P2) tahun pajak 2026 lebih awal. Targetnya, pertengahan Februari 2026 semua tagihan sudah sampai ke tangan Wajib Pajak (WP).

Kepala Bidang Pengelolaan Sistem Informasi Pendapatan Daerah, Raka Batara, spill rencana ini setelah rapat simulasi persiapan cetak masal di Aula Bapenda Sumedang, Rabu (7/1/2026).

“Data SPPT yang akan dicetak sudah kita siapkan. Mudah-mudahan tanggal 12 Januari nanti, kita sudah bisa mulai mencetak SPPT, supaya awal Februari mendatang semua SPPT sudah bisa kita disebarkan kepada para WP,” kata Raka Batara.

Total 802.671 Lembar Siap Disebar

Tahun ini, jumlah SPPT yang bakal dicetak mencapai 802.671 lembar. Angka fantastis ini sudah sesuai dengan ketetapan PBB P2 tahun 2026 yang tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup). Ratusan ribu lembar tagihan ini nggak semuanya sama, tapi dibagi ke dalam 5 klaster atau buku.

Berikut adalah rincian pembagian klasternya:

  • Buku I: 653.895 lembar
  • Buku II: 140.069 lembar
  • Buku III: 7.005 lembar
  • Buku IV: 1.199 lembar
  • Buku V: 503 lembar

Strategi “Curi Start” Demi PAD Maksimal

Kenapa sih harus dicetak Januari? Bapenda Sumedang sengaja “curi start” supaya masyarakat punya waktu lebih panjang buat bayar. Dengan distribusi yang beres di akhir Februari, otomatis proses pembayaran bisa langsung running. Ujung-ujungnya, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB bisa cepat tercapai tanpa harus nunggu akhir tahun.

“Jadi untuk tahun pajak 2026 ini, kita sengaja akan mencetak SPPT PBB P2 lebih awal, supaya pada akhir Februari nanti para WP sudah bisa mulai melakukan pembayaran tagihan PBB-nya. Dengan begitu, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB bisa cepat tercapai,” ucap Raka.

See also  Optimalisasi PBJT Sumedang Lagi Dibahas Serius

Siap-Siap Cek Dompet, Jangan Sampai Nunggak!

Raka juga memberikan friendly reminder buat para Wajib Pajak di Sumedang agar mulai ancang-ancang. Begitu surat tagihan sampai di rumah atau kantor masing-masing, sebaiknya langsung diselesaikan biar nggak kena denda atau menumpuk di kemudian hari.

“Sebentar lagi SPPT PBB P2 untuk tahun 2026 akan segera kita terbitkan, jadi para WP harus sudah mulai bersiap-siap untuk melakukan pembayaran tagihan PBB P2,” tutur Kabid Pengelolaan Sistem Informasi Pendapatan Daerah Bapenda Sumedang tersebut.

Transparansi dan Efisiensi Pelayanan

Langkah Bapenda Sumedang yang lebih proaktif ini patut diacungi jempol. Dengan sistem informasi yang semakin mantap, proses cetak hingga distribusi diharapkan berjalan smooth. Buat warga Sumedang, yuk kita dukung pembangunan daerah dengan jadi Wajib Pajak yang taat dan tepat waktu!