News

Setda Sumedang Gas Konsolidasi, Siap Sambut 2027

7
×

Setda Sumedang Gas Konsolidasi, Siap Sambut 2027

Share this article

hallosumedang – Konsolidasi Program 2027 mulai disiapkan dari sekarang. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, H. Tuti Ruswati, menegaskan pentingnya sinkronisasi program sekaligus penguatan kinerja internal Sekretariat Daerah (Setda) menjelang perencanaan tahun 2027.

Penegasan itu ia sampaikan saat memimpin Forum Perangkat Daerah Sekretariat Daerah di Aula Tampomas, Rabu (4/3/2026). Forum ini bukan sekadar agenda formal, tapi ruang konsolidasi untuk memastikan arah kebijakan dan program Setda tetap sejalan dengan target pembangunan daerah.

Menurut Tuti, Setda punya posisi sentral dalam tata kelola pemerintahan. Perannya bukan cuma merumuskan kebijakan, tapi juga mengoordinasikan lintas perangkat daerah dan menggerakkan pelayanan administrasi pemerintahan.

“Setda harus mampu memastikan setiap kebijakan yang dirumuskan terukur, implementatif, dan berdampak langsung terhadap capaian pembangunan,” ujarnya.

Dalam konteks Konsolidasi Program 2027, Tuti ingin Setda naik level. Ia menilai tantangan ke depan bukan cuma soal memenuhi target administratif, tapi juga meningkatkan kualitas koordinasi dan efektivitas layanan.

Optimalisasi perumusan kebijakan harus jadi prioritas. Setda perlu memperkuat sinergi antar-OPD supaya program yang dirancang tidak jalan sendiri-sendiri. Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga wajib jadi perhatian.

Koordinasi yang kuat bikin kebijakan lebih solid. Kalau antar-OPD kompak, eksekusi di lapangan juga lebih rapi. Tuti mendorong seluruh jajaran Setda untuk lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.

Tuti juga memaparkan capaian kinerja tahun 2025 yang menunjukkan tren positif. Sejumlah indikator utama di bidang pembangunan dan ekonomi berhasil memenuhi target yang ditetapkan.

Bahkan sektor pemerintahan dan kesejahteraan rakyat melampaui capaian yang direncanakan. Hasil ini jadi sinyal bahwa fondasi kinerja sudah cukup kuat.

Meski begitu, Tuti mengingatkan jajarannya agar tidak terlena dengan angka-angka tersebut.

See also  Pegawai Setwan Sumedang Kompak, Wajah Kota Makin Kinclong!

“Kinerja baik harus menjadi pijakan untuk melompat lebih jauh, bukan untuk berpuas diri,” katanya.

Pesan ini relevan dalam kerangka Konsolidasi Program 2027. Capaian positif harus jadi modal untuk menyusun strategi yang lebih progresif, bukan alasan untuk santai.

Forum Perangkat Daerah yang digelar Setda juga diarahkan untuk memperkuat dukungan terhadap lima misi pembangunan daerah dan 13 program unggulan Kabupaten Sumedang.

Program-program itu mencakup penguatan pendidikan dan pesantren produktif, pemberdayaan pemuda dan UMKM, reformasi birokrasi, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Semua sektor tersebut saling berkaitan dan butuh koordinasi yang matang.

Dalam skema Konsolidasi Program 2027, Setda berperan sebagai simpul penghubung. Artinya, Setda harus memastikan setiap kebijakan punya benang merah yang jelas dengan visi pembangunan daerah.

Kalau koordinasi lemah, program bisa tumpang tindih. Kalau perencanaan tidak matang, dampaknya ke masyarakat juga kurang maksimal.

Tuti berharap forum perangkat daerah tidak berhenti sebagai agenda tahunan yang sifatnya administratif. Ia ingin forum ini jadi wadah strategis untuk menyerap masukan, menyelaraskan rencana kerja, dan menguji kualitas kebijakan yang sedang dirancang.

Diskusi internal perlu tajam dan berbasis data. Evaluasi harus jujur dan terbuka. Dengan begitu, Konsolidasi Program 2027 benar-benar menghasilkan rencana yang realistis sekaligus berdampak.

“Pembangunan harus inklusif, berkelanjutan, dan memberi dampak nyata bagi warga,” tuturnya.

Pernyataan ini jadi penegasan bahwa arah pembangunan Sumedang tidak boleh eksklusif atau hanya menguntungkan kelompok tertentu. Semua kebijakan harus berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Secara keseluruhan, Konsolidasi Program 2027 menuntut Setda untuk bekerja lebih terstruktur dan terkoordinasi. Tantangan pemerintahan ke depan makin kompleks, mulai dari tuntutan layanan publik yang cepat, transparansi, sampai efisiensi anggaran.

See also  Setda Sumedang Gelar Gebyar Kreativitas Kemerdekaan, Perkuat Kebersamaan ASN

Setda memegang peran kunci dalam memastikan roda birokrasi berjalan efektif. Dari perumusan kebijakan hingga pengawalan implementasi, semuanya perlu sinkron.

Langkah konsolidasi sejak dini memberi ruang untuk evaluasi dan perbaikan sebelum masuk tahap perencanaan final. Dengan strategi yang matang, target pembangunan 2027 bisa dirancang lebih presisi.

Pada akhirnya, Konsolidasi Program 2027 bukan sekadar istilah perencanaan. Ia jadi komitmen untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas kebijakan, dan memastikan setiap program benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat Sumedang.