News

Ngaku Mau Cek Gas LPG, Warga Rancakalong Diduga Hampir Kena Modus Penipuan

0
×

Ngaku Mau Cek Gas LPG, Warga Rancakalong Diduga Hampir Kena Modus Penipuan

Share this article

SUMEDANG — Ada kejadian yang bikin warga Rancakalong, Sumedang, auto waspada. Modus cek gas LPG tiba-tiba muncul dan nyaris bikin salah satu warga jadi korban. Kejadian ini nunjukin kalau hal yang keliatannya sepele ternyata bisa jadi modus kejahatan.

Kejadian ini dialami langsung sama Andi Tarmana, warga Sukajadi, Desa Pangadegan. Kejadiannya Kamis sore, 2 April 2026. Waktu itu, beberapa orang nggak dikenal datang ke rumahnya dengan alasan mau ngecek gas LPG.

“Pelaku sempat datang ke rumah saya dengan alasan mau mengecek gas LPG. Tapi waktu itu kondisi rumah sedang ramai, jadi mereka tidak jadi melakukan aksinya,” ujar Andi, Kamis (2/4/2026).

Suasana rumah yang lagi rame membuat pelaku akhirnya nggak lanjut. Momen itu bikin Andi ngerasa ada yang nggak beres dari awal.

Nggak cuma satu orang, Andi bilang yang melancarkan aksi mencurigakan itu jumlahnya sekitar enam orang. Gerak-geriknya juga bikin curiga. Tapi dari beberapa orang tersebut, baru satu yang berhasil diamankan warga.

Pelaku yang diamankan warga itu kemudian dibawa ke polsek untuk diserahkan ke pihak berwajib. Sementara itu, orang lainnya masih belum diketahui keberadaannya.

Saat sempat ngobrol, pelaku ngaku berasal dari Karawang. Tapi pas diminta identitas, mereka nggak bisa nunjukin apa pun. Nggak ada kartu pengenal, nggak ada surat tugas, semuanya kosong.

“Mereka tidak bisa menunjukkan identitas yang jelas. Datangnya juga tiba-tiba, langsung bilang mau cek LPG,” tambahnya.

Dari situ makin keliatan kalau modusnya cukup nekat. Datang tanpa pemberitahuan, tanpa identitas, tapi langsung minta akses masuk ke rumah dengan alasan ngecek gas.

Makanya, penting banget buat nggak gampang percaya. Walaupun keliatan meyakinkan, tetap harus dicek dulu. Kalau perlu, tanya detail atau konfirmasi ke pihak lingkungan kayak RT atau RW.

See also  Next Level! Unpad Resmikan Praise, Pusat Inovasi Ubi Jalar buat Ketahanan Pangan

Selain itu, saling sharing info ke tetangga juga penting biar semua sama-sama aware. Lingkungan yang saling ngingetin biasanya lebih aman karena pelaku bakal mikir dua kali.

Andi juga ngasih pesan biar warga tetap hati-hati dan nggak lengah.‎

“Kalau ada yang datang seperti itu, sebaiknya jangan langsung dipersilakan masuk ke dalam rumah sebelum jelas identitasnya,” tutupnya.(yga)