News

Mahasiswa dan OKP Akan Dilibatkan dalam Musrenbangkab Sumedang

99
×

Mahasiswa dan OKP Akan Dilibatkan dalam Musrenbangkab Sumedang

Share this article
mahasiswa Sumedang

Sumedang, 8 September 2025 – Mahasiswa dan organisasi kepemudaan (OKP) di Kabupaten Sumedang akan dilibatkan secara aktif dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Kabupaten (Musrenbangkab). Keterlibatan pemuda ini dinilai sebagai langkah strategis agar arah pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menegaskan pentingnya partisipasi generasi muda dalam forum resmi perencanaan pembangunan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Silaturahmi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama mahasiswa, pelajar, dan pemuda di Gedung Negara, Senin (8/9/2025). Kegiatan tersebut mengusung tema “Menampung Aspirasi, Wujudkan Demokrasi”.

Mahasiswa sebagai Mata Air Gagasan

Dalam sambutannya, Bupati Dony menyebut mahasiswa sebagai sumber ide segar yang sangat diperlukan oleh pemerintah.

“Mahasiswa itu mata air gagasan. Mereka punya ide-ide segar, kritis, dan visioner yang sangat dibutuhkan pemerintah. Karena itu, mereka tidak boleh hanya menyampaikan kritik dari luar, tetapi harus ikut serta dalam proses Musrenbangkab agar suaranya menjadi bagian dari kebijakan pembangunan,” ujarnya.

Menurut Bupati, ruang partisipasi yang dibuka bukan sekadar formalitas. Kehadiran mahasiswa dan OKP akan benar-benar diintegrasikan dalam perumusan program-program prioritas daerah. Hal ini diharapkan mampu memperkuat kualitas Musrenbangkab sebagai wadah demokratis yang inklusif.

Musrenbangkab Lebih Partisipatif

Bupati Dony menekankan, Musrenbangkab ke depan harus lebih partisipatif dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk generasi muda. Ia menilai aspirasi dari mahasiswa dan OKP dapat menjadi rujukan penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan.

“Kami ingin Musrenbangkab ke depan lebih partisipatif. Aspirasi dari mahasiswa dan OKP akan menjadi rujukan penting dalam menentukan arah pembangunan Sumedang. Inilah bentuk nyata demokrasi yang sehat dan inklusif,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan tidak bisa berjalan hanya dari atas ke bawah. Kolaborasi dengan pemuda akan memperkuat legitimasi program daerah sekaligus menciptakan ruang kontrol yang sehat.

See also  School Vibes: Wabup Fajar Ajak Warga Sekolah Jaga Keamanan dan Gaspol Zero Waste

Ajakan untuk Mengawal Pembangunan

Selain memberi ruang partisipasi, Bupati juga mengajak mahasiswa dan pemuda untuk aktif mengawal jalannya pembangunan di Sumedang.

“Silakan kawal, awasi, dan beri masukan. Pemerintah bersama Forkopimda siap menindaklanjuti. Karena Sumedang yang maju dan sejahtera hanya bisa terwujud dengan kolaborasi semua pihak, termasuk generasi muda,” kata Bupati Dony.

Ajakan ini menunjukkan adanya komitmen pemerintah daerah untuk membangun sistem pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel dengan melibatkan elemen masyarakat, khususnya pemuda.

Apresiasi dari Mahasiswa dan OKP

Kebijakan melibatkan mahasiswa dalam Musrenbangkab mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak. Elemen mahasiswa dan OKP yang hadir menyambut baik langkah ini karena membuka ruang dialog yang konstruktif antara pemerintah dan pemuda.

Bagi kalangan muda, kesempatan tersebut bukan hanya menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi, tetapi juga memastikan kontribusi mereka diakomodasi dalam proses pembangunan daerah. Dengan demikian, peran mahasiswa dan OKP tidak lagi sekadar sebagai pengkritik, melainkan juga sebagai mitra strategis pemerintah.

Sinergi untuk Sumedang Maju

Keterlibatan mahasiswa dan OKP dalam Musrenbangkab diyakini akan menghadirkan suasana perencanaan yang lebih dinamis. Ide-ide segar dari pemuda diharapkan mampu mendorong lahirnya program pembangunan yang inovatif, berkelanjutan, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Langkah ini juga menjadi cerminan bahwa pembangunan daerah memerlukan sinergi lintas generasi. Dengan menggabungkan pengalaman pemerintah dan energi kreatif pemuda, Sumedang diharapkan dapat melangkah lebih cepat menuju visi sebagai daerah maju dan sejahtera.

Pada akhirnya, komitmen pemerintah untuk melibatkan mahasiswa dan OKP dalam Musrenbangkab memperlihatkan keseriusan Sumedang dalam membangun tata kelola pemerintahan yang partisipatif. Hal ini sekaligus menjadi wujud demokrasi lokal yang inklusif, di mana suara generasi muda diakui sebagai bagian penting dalam menentukan arah pembangunan masa depan.