News

Sumedang Menuju 1 Triliun! Strategi Bapenda Kejar Kemandirian Daerah di 2026

110
×

Sumedang Menuju 1 Triliun! Strategi Bapenda Kejar Kemandirian Daerah di 2026

Share this article
PAD Sumedang 2026

hallosumedang – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumedang lagi pasang target ambitious buat tahun depan. Nggak tanggung-tanggung, PAD (Pendapatan Asli Daerah) tahun 2026 ditargetkan menyentuh angka Rp1 triliun. Target ini jadi lompatan besar setelah tahun 2025 ini Bapenda sukses mengantongi PAD hampir Rp700 miliar.

Sebagai bentuk komitmen, para pegawai Bapenda bahkan sudah memakai kaos bertuliskan “1T”. Simbol ini bukan cuma gaya-gayaan, tapi pengingat misi besar agar Sumedang nggak terus-terusan bergantung pada dana pusat.

“Ke depannya harus mencapai Rp 1 triliun seperti kaus diperkirakan 1T yang dipakai para pegawai Bapenda. Sumedang harus menjadi kabupaten yang mandiri,” kata Wabup M Fajar Aldila saat memberikan Arah Evaluasi Kinerja dan Kolaborasi untuk Meningkatkan PAD di Tampomas Eco Park, Cimalaka, Selasa (30/12/2025).

Efek TKD Dipangkas: Waktunya Gaspol Pajak Lokal

Keputusan buat ngejar target Rp1 triliun ini sebenarnya langkah antisipatif. Tahun 2026 nanti, Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat bakal dipangkas sampai Rp204 miliar. Artinya, kalau Sumedang mau tetap membangun tanpa hambatan, sektor pajak dan retribusi daerah wajib dioptimalkan.

“TKD dikurangi dan otomatis PAD harus ditingkatkan. Harus di pajak daerah dan restribusi dan lainnya. Semua harus bekerja keras,” ujarnya.

Wabup Fajar juga mengingatkan timnya agar setiap kebijakan yang diambil tetap punya vibe positif ke warga. Beliau nggak mau peningkatan pendapatan justru malah membebani masyarakat secara negatif.

“Kebijakan yang dilakukan harus berdampak positif kepada masyarakat,” katanya.

Performa 2025: 5 Sektor Pajak Sukses Lampaui Target

Kepala Bapenda Sumedang, Rohana, menyebut kalau timnya adalah ujung tombak stabilitas finansial daerah. Sejauh ini, rapor pendapatan daerah Sumedang sudah sangat hijau, mencapai 96,8 persen dan diprediksi bakal finish di angka 98 persen pada akhir tahun.

See also  Wabup M Fajar Aldila: MPLS Bukan Ajang Perundungan

Rohana menjelaskan, terkait pajak daerah yang dikelola dari 9 pajak, 5 pajak telah melampui target. “Pertama PBB, Kedua PBJT, Pajak Burung Walet, Minerba dan Pajak Reklame. Kalau dibandingkan dengan tahun 2024 realisasi realisasi tahun 2025 dari tingkat ketercapaian ada meningkat 2 persen lebih semuanya dari realisasi pajak daerah,” jelasnya.

Visi 2026: Mandiri dan Berdampak

Dengan modal pertumbuhan 2 persen dibanding tahun lalu, Bapenda optimis target Rp1 triliun di 2026 bukan sekadar mimpi. Transformasi digital dalam pemungutan pajak dan pengawasan yang lebih ketat di lapangan bakal jadi kunci.

Karyawan Bapenda diminta untuk tetap konsisten dengan visi misi yang jelas. Fokus utamanya bukan cuma soal narik uang dari masyarakat, tapi bagaimana uang tersebut dikelola kembali untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan layanan publik di Sumedang.

Sumedang Makin “Level Up”

Target 1 Triliun ini adalah bukti kalau Sumedang siap naik kelas jadi kabupaten yang mandiri secara fiskal. Meski ada tantangan berupa pemotongan dana pusat, kolaborasi solid antara Bapenda dan masyarakat dalam membayar pajak bakal jadi game changer buat masa depan daerah. Semangat “1T” ini diharapkan bisa menular ke semua sektor pembangunan di Sumedang.