hallosumedang – Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Sumedang jadi momen penting buat nge-push koperasi supaya makin berkembang dan relevan di era sekarang.
Event ini sekaligus jadi pengingat kalau koperasi masih jadi salah satu pilar utama dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Acara puncaknya digelar di Komplek Islamic Centre, Jalan Kutamaya Nomor 25, Sumedang, Sabtu 25 Juli 2026.
Kegiatan ini diinisiasi Pemkab Sumedang bareng gerakan koperasi yang ada di daerah.
Suasana acara cukup ramai karena dihadiri banyak pihak, mulai dari jajaran pemerintah daerah, pelaku koperasi, sampai perwakilan organisasi masyarakat.
Nggak cuma sekadar seremoni, peringatan ini juga jadi ajang buat evaluasi perjalanan koperasi selama ini.
Selain itu, momen ini juga dimanfaatkan buat memperkuat komitmen supaya koperasi bisa terus berkembang dan adaptif menghadapi perubahan zaman.
DPRD Sumedang pun ikut ambil peran dalam mendorong kemajuan koperasi di daerah.Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Komisi II DPRD Sumedang, H Asep Sumaryana, hadir mewakili pimpinan DPRD.
Ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh insan koperasi yang sudah berkontribusi dalam membangun ekonomi daerah.
“Atas nama Pimpinan beserta seluruh anggota DPRD Kabupaten Sumedang, kami mengucapkan Selamat Hari Koperasi ke-79,” ujarnya.
Menurut Asep, koperasi punya peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berbasis kerakyatan.
Karena itu, koperasi di Sumedang diharapkan nggak berhenti di pola lama dan harus mulai bertransformasi.
Ia juga menyoroti pentingnya inovasi dan adaptasi, terutama di tengah perkembangan teknologi yang makin cepat.
Koperasi yang tergabung dalam Dekopinda Sumedang diharapkan bisa terus berkembang dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan begitu, koperasi nggak cuma bertahan, tapi juga bisa bersaing di era modern.
Asep menegaskan kalau koperasi yang sehat dan dikelola secara profesional bakal jadi kekuatan besar buat meningkatkan kesejahteraan anggota.
Bukan cuma itu, dampaknya juga bisa terasa ke perekonomian daerah secara keseluruhan.
Makanya, kualitas pengelolaan koperasi jadi hal yang nggak bisa dianggap sepele.
Koperasi harus punya sistem yang jelas, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata.
Asep juga berharap koperasi di Sumedang bisa terus berkembang dan memberikan dampak langsung ke masyarakat luas.
“Semoga koperasi semakin bermanfaat bagi anggotanya, berdaya, berkeadilan, serta mampu memberikan kontribusi besar terhadap kesejahteraan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Sumedang,” tuturnya.
Harapan ini jadi gambaran kalau koperasi masih punya peran besar di masa depan, asalkan mampu beradaptasi.
Peringatan Hari Koperasi ke-79 ini diharapkan jadi titik awal semangat baru bagi gerakan koperasi di Sumedang.
Koperasi dituntut buat jadi lebih modern, mandiri, dan punya daya saing tinggi.Kalau itu bisa tercapai, koperasi bisa jadi motor penggerak utama dalam pembangunan ekonomi daerah.
Apalagi dengan konsep ekonomi kerakyatan, dampaknya bisa langsung dirasain oleh masyarakat bawah.
Di akhir, pesan yang paling ditekankan adalah pentingnya transformasi koperasi supaya tetap relevan dan terus berkontribusi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di Sumedang.













